Sabtu, 02 Januari 2010

guruku membawa aku ke dunia gay

nama ku Renaldi berasal dari padang sumatera barat.Aku seorang PNS di pemda padang, saat ini aku juga sedang mengambil S1 Program Hukum di Universitas Hukum Sumatra barat peristiwa naas ini aku alami sekitar pertengahan tahun 2005.
aku mempunyai seorang guru yang sejak kecil aku faforitkan, sebut saja namanya adalah Burhan(nama samaran).dia berusia 45 tahun, lumayan ganteng. beliau adalah guru yang membina karirku sejak kecil, mohon maaf masalah karir ini tidak aku jelaskan dsini karena ini menyangkut propesi aku dan guru tersebut,dan sekarang karirku sudah melonjak naik sampai ke tingkat Nasional.

pada tahun 2005 tepatnya saat saya mau bertanding pada kompetisi di tingkat propinsi sumatra barat,5 hari sebelum kompetisi para peserta diberikan sebuah masa pelatihan atau pemantapan dikarantina, kegiatan pelatihan itu diadakan disebuah Hotel di bukittinggi,yang mana pelatihan itu di bina oleh para instruktur sumbar termasuk didalamnya Pak Burhan.
dihari pertama pada waktu pelatihan itu,seluruh peserta pelatihan dilay\tih oleh guruku itu, dia begitu berwibawanya saat melatih peserta,kami latihan sampai ba'da magrib,setelah shalat magrib, kami makan malam bersama di restoran hotel, selesai makan malam azan isya pun berkumandang dan kami pun shalat isya bersama.
ternyata habis shalat isya tidak ada kegiatan lagi, peserta pekatihan hanya disuruh untuk istirahat di kamar msing2.
akupun melangkah ke kamarku untuk istirahat, akupun segera menaiki tempat tidurku sambil ngotak-atik ponsel ku. sudah hampir satu jam namun mata ku tak kunjung mau dipejamkan, dari luar kamar rku dengar ada bunyi hentakan kaki seseorang yang tepat berada di depan pintu kamarku. tidak lama kemudian aku dengar suara
"Ren.. kamu udah tidur blum?".. aku yakin kalau itu adalah suara guruku..
"Ooo.. pak Burhan ya, saya belum tidur pak"
akupun segera membuka pintu kamar dan pak Buhan pun masuk, pak Burhan pun kembali menutup pintu.
"Kok kamu belum tidur juga ren?"
"Re Belum bisa tidur pak"
"knapa, lagi mikirin apa kok belum tidur?"
"gak mikirin apa2 kok pak, cuma belum ngantuk aja"
"ooo... gitu"
sejenak kami pun sama2 terdiam. Pak burhan pun berdiri dari tempat tidurku, aku pikir dia mau balik kekamarnya. tapi aku heran ternyata pak Burhan malah mengunci pintu kamar dan menhampiri ku yang saat itu masuh duduk di di atas tempat tidur dengan mengenakan celana Haway pendek.
pak brhan pun mendekat seraya memegang paha ku, aku tersentak kaget melihat sikap nya yang tak seperti biasanya..
"Ren.. kalau kamu tidak busa tidur, mau bapak temanin gak?"
"mmm...mmm... Maksud Bapak?" jawabku heran
"Bapak mau nemanin kamu tidur, apa kamu keberatan kalau bapak tidur sama kamu?
"gap pa2 kok pak, silahkan kalau bapak mau tidur disini juga, saya sama sekali gak keberatan." tegasku.
akupn mulai membaringkan tubuhku di sudut tempat tidur,sementara pak burhan tidur disampingn kanan ku.
tidak lama kemudian pak burhan pun bangun "Ren, Bapak gak biasa tidur kalau pake celana panjang, ga apa2kan kalua bapak lepas celana?"
"ng..ng.. ngap pa2 kok pak!!!"
pak burhan pun melepas pakaian nya, ang tinggal hanya lah CD dan sigletnya doang.
pak burhan pun kembali tidur di sampingku, aku pun segera menarik selimut dan beranjak memejamkan mata.. berhubung karena cuma ada satu buah selimut, akhirnya kami pun satu selimut berdua.
tidak lama kemudian aku pun dikagetkan karena pak burhan memeluk ku dengan eratnya,jantungku berdetak kencang karena hal ini baru pertama kalinya aku dipeluk oleh laki2. akupun tak kuasa untuk melepaskan pelukan itu, aku terus memejamkan mata. namun pak Burhan kurasakan semakin liar, sekarang dia bukan hanya memeluk, tp sudah berani menciumi ku, mulai dari pipi, leher bahkan berusaha menghisap bibir dan lidah ku.
karena merasa risih akupun mberontak seraya melepaskan pelukan nya. tapi malahan pak burhan semakin sangar menggerayangi tubuhku, sekarang malah dia menindih tubuh kan menciumi bibirku, aku pasras saat beliau berhasil untuk ke dua kalinya menghisap lidah ku, sama sekali aku merasa tak berdaya lagi, pak burhan terus melumati mulut ku, sementara tangannya berhasil menerobos masuk celanaku, di usap2nya kemaluanku.
sedikit2 akupun mulai menikmati permainan itu.
saat aku mulai tak berdaya,pak burhan pun berusaha menelanjangi ku, aku sama sekali tak mampu lagi untuk menghalangi pak burhan, sekarang bukan hanya aku yang ditelanjangi, pak burhanpun juga melepaskan pakaiannya. saat ini kami sudah sama2 bugil. pak burhan pun mulai lagi melumat mulut ku, sementara tangannya dengan bringas mengusap2 penisku, alangkah kagetnya aku saat pah burhan mencoba untuh menghisap kontol ku,karena ini baru pertama kalinya juga penis ku di hisap, apalagi oleh laki2. pak burhan begitu bringas na menghisap kemaluan ku, aku pun mendesah menikmati kenikmatan yang disuguhkan, akupun merasakan kenikmatan itu makin lama seakin memuncak, dan akhirnya Crooot...crooot..crot. akupun memuntahkan seluruh kenikmata itu di mulut pak burhan, terlehat pak burhan melahap hasis seluruh sperma ku yang keluar..
aku pun terbaring tak mberdaya lagi,tubuhku lemas, dan nafasku pun naik turun tak karuan,, sementara aku terkulai lemas, pak burhan pun mengambil posisi di antara selangkangan ku, dia membasahi lubang anus ku dengan air ludaynya.
ooh... ternyata pak burhan mau mensodomi ku, diapun mulai berusaha memasukkan penisnya yang gede kedalam anusku, aku pun berusaha untuk menguncupkan anusku supaya penis pak burhan tidak berhasil masuk, namun perjuangan ku sia2, disamping tubuhku sudah tak berdaya, pak burhan juga bgitu kuat untuk melumpuhkan perjuangan ku.
saat ini kepala kontolnya sudah masuk, namun pak burhan dengan keras mendorong seluruh kemaluannya agar masuk kdlm anus ku, dan Blaaas... pak burhan pun berhasil merenggut keperawananku, akupun menjerit karena kesakitan,aku merasakan kalau anusku sudah sobek, namun saat aku mulai menjerit pak burhanpun menyumpal mulutku dengan mulutnya sehingga aku pun jd susah bernafas. pak burhan pun terus menggoyangkan pinggulnya maju mundur, sementara mulutku masih disumpal dengan mulutnya, sama sekali pak burhan tidak memikirkan aku, dia tidak mempedulikan betapa sakitnya yang aku rasakan, selama i ni beliau ku kenal sebagai sosok seorang bapak yang begitu penyayang, namun sekarang lenyaplah sudah sosok figur yang aku hargai selama ini, sekarang tak ubahnya dia seperti se ekor binatang yang tengah kelaparan, aku pun tak bisa lagi berbuat, aku hanya bisa menangisi nasib ku,air mata ku pun mengalir ibarat hujan yang turun dengan derasnya, namun pak burhan tidak menghiraukan rintihanku. bieliau terus menggunjal anusku,sampai akhirnya Croot..crooo. crooooot..
"aaahh... hhmmm.. ooh.." terdengar desahan kenikmatan dari pak burhan.
aku lihat betul bagaimana raut wajah pak burhan saat memuntahkan kenikmatan nya, dia begitu menakutkan, hilang sudah wibawa nya sebagi sorang guru.
pak burhan pun terkulai lemas disamping ku,sementara air mata ku tak henti-jentinya mengalir,aku mesih merasakan sakit yang mahaa dahsyat di bagian anus ku. aku pun sempat melihat kaluan di batang kemaluan pk burhan ada dara..
Oohh... ternyata itu adalah darah yang keluar karena sobekan di anusku, air mata ku pun makin tak dapat ku tahan lagi,se mentara pak burhan sepertinya sudah tertidur pulas. sementa aku sendiri masih menangisi nasib ku yang malang ini, bukan saki yang aku tangisi, tapi aku menagis karena orang yang begitu aku sanjung, aku kagumi, malah orang itu sendiri yang menghancurkan masa depanku, sama sekali aku tak opernah memikirkan ini sebelumnya, malam ini aku sama sekali tidak bisa tidur sampai subuh.
sekarang aku merasakan kalau hidupku sdah sangat hancur.

Bagaimana kisah ku selanjutnyaq denga sang Guru? tunggu cerita ku selanjutnya.. jangan lupa komentar nya ya...